Akhiri Kekosongan, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar
Diskominfo-SP, 9 Oktober 2026
Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar kini resmi terisi definitif. Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM melantik dan mengambil sumpah Drs. Ahmad Rivai, M.Si sebagai Sekda Takalar, Jumat (9/10/2026) sore di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.
Pelantikan pukul 16.30 WITA ini mengakhiri kekosongan jabatan Sekda setelah pejabat sebelumnya, Dr. H. Muhammad Hasbi, S.STP.,M.AP,.M.IKom berpindah tugas ke Pemerintah Kota Makassar.
Untuk pengisian jabatan, Pemkab Takalar mengusulkan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama melalui mekanisme resmi BKN dan Kemendagri, yakni Kepala BKAD Ahmad Rivai, Asisten II Muh. Ikbal Batong, dan Kadis Sosial-PMD Andi Rijal. Ahmad Rivai selanjutnya mendapat persetujuan untuk dilantik sebagai Sekda definitif.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Takalar harus terus berjalan secara berkelanjutan dan proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Takalar harus terus berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, perubahan dan pergantian pemimpin adalah hal yang wajar dan harus disikapi dengan kedewasaan birokrasi. Ia juga menekankan bahwa tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan selama seluruh jajaran pemerintah daerah senantiasa bersatu dan kompak.
"Jabatan Sekda itu jantungnya pemerintahan. Saya minta Sekda yang baru langsung tancap gas, kawal semua program prioritas, perkuat koordinasi antar OPD dan pastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat dan tidak berbelit," tegas Daeng Manye.
Bupati juga menekankan pentingnya soliditas ASN untuk mendukung visi pembangunan Takalar.
"Saya tidak mau ada sekat. Semua harus satu tim, satu gerak untuk Takalar yang lebih maju dan melayani. Jaga integritas dan loyalitas untuk kepentingan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Sekda Takalar yang baru dilantik Ahmad Rivai menyatakan siap menjalankan amanah dan mengawal arahan Bupati.
Pelantikan ini diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Takalar.

