image

Daeng Manye Lepas Kontingen Porsenijar Takalar, Optimistis Raih Posisi Tujuh Besar Sulsel

Diskominfo-Sp, 29 Juni 2026

Semangat optimisme mengiringi pelepasan kontingen Pekan Olahraga, Seni, Inovasi, dan Pembelajaran (Porsenijar) Kabupaten Takalar yang akan berlaga pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 1–5 Juli 2026.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (29/6/2026). Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar Dody Rian Saputra, Ketua PGRI Kabupaten Takalar M. Darwis, unsur pemerintah daerah, para guru, ofisial, serta para atlet dan peserta yang akan membawa nama Kabupaten Takalar.

Dalam arahannya, Daeng Manye mengajak seluruh kontingen menanamkan semangat juang sejak sebelum bertanding. Ia bahkan memperkenalkan yel-yel "Semangat Pagi, Pagi... Pagi... Pagi... Luar Biasa, Takalar Cepat!" yang diharapkannya menjadi penyemangat sekaligus budaya positif di lingkungan sekolah.

Menurut Bupati, keikutsertaan dalam Porsenijar bukan hanya mengejar prestasi di arena perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan wajah baru Kabupaten Takalar kepada daerah lain di Sulawesi Selatan.

Ia meminta seluruh peserta menjadi duta daerah dengan menceritakan berbagai kemajuan yang telah dicapai Takalar, khususnya di bidang pendidikan serta potensi wisata yang dimiliki. Beberapa destinasi yang disebut antara lain Paria Lau, Pulau Sanrobengi, Bendungan Pammukkulu, Puntondo, Topejawa, hingga Kepulauan Tanakeke yang kini semakin dikenal masyarakat.

"Kalau ada yang bertanya tentang Takalar, sampaikan bahwa Takalar sekarang sudah maju. Kita punya pendidikan yang berprestasi, destinasi wisata yang indah, dan potensi yang tidak kalah dengan daerah lain," ujar Daeng Manye.

Ia menilai upaya promosi yang dilakukan pemerintah daerah mulai membuahkan hasil dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Selain memberikan motivasi, Bupati juga memasang target yang cukup tinggi bagi kontingen Takalar. Meski peluang realistis diperkirakan berada di posisi 10 besar, ia berharap para atlet dan peserta mampu melampaui target tersebut dengan finis di peringkat tujuh besar atau bahkan lebih baik.

"Saya kasih target minimal ranking tujuh. Kalau bisa enam, lima, bahkan lebih baik lagi. Guru-guru Takalar tidak boleh kalah dengan daerah lain. Jangan minder, jangan takut. Kalian datang bukan untuk jalan-jalan, tetapi membawa nama baik Takalar dan pulang membawa prestasi," tegasnya.

Sebanyak sekitar 150 atlet dan peserta inti akan mewakili Takalar pada ajang tersebut. Mereka merupakan hasil seleksi dari sekitar 1.400 peserta yang mengikuti Porsenijar tingkat Kabupaten Takalar.

Daeng Manye menegaskan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga dipengaruhi mental bertanding, kekompakan tim, dan rasa percaya diri. Ia berharap seluruh kontingen mampu memberikan penampilan terbaik di setiap cabang yang dipertandingkan.

"Di mana pun kita berada, tunjukkan bahwa Takalar mampu bersaing. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung sportivitas, dan pulang membawa prestasi yang membanggakan masyarakat Takalar," pungkasnya.

Kontingen Porsenijar Kabupaten Takalar dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan di Kabupaten Sidenreng Rappang selama 1–5 Juli 2026 dengan harapan mampu mencatatkan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Takalar di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.