Pengurus Baret ICMI Takalar 2025 Dilantik, Bupati Takalar Daeng Manye Soroti 24 Ribu Warga Miskin Ekstrem
Diskominfo-SP, 26 Desember 2025
Pengurus dan
Koordinator Kecamatan Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia
(Baret ICMI) Kabupaten Takalar Tahun 2025 resmi dilantik di Ruang Pola
Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang,
Kecamatan Pattallassang,Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Jumat (26/12/2025)
Siang.
Acara pelantikan
dirangkaikan dengan rapat kerja organisasi dan dihadiri unsur pemerintah
daerah, Forkopimda, serta jajaran pengurus ICMI dan Baret ICMI dari
tingkat provinsi hingga kecamatan.
Bupati Takalar Ir.H.Mohammad
Firdaus Daeng Manye.,MM tiba di Ruang Pola pada pukul 14.56 Wita. Ia mengenakan
kemeja putih, celana hitam, serta songkok hitam, dan didampingi Ketua Tim
Penggerak PKK Takalar Dewi Sri Ekowati Firdaus serta Ketua DPRD Takalar
Muhammad Rijal.
Sebelum prosesi
pelantikan, panitia menayangkan video dokumenter sejumlah kegiatan sosial ICMI di
Takalar, di antaranya penyaluran bantuan sembako kepada korban kebakaran serta
pemberian bibit padi kepada kelompok tani.
Para pengurus
Baret ICMI tampak mengenakan slayer kuning bertuliskan Badan Reaksi
Cepat ICMI untuk anggota biasa, serta rompi bertuliskan Baret ICMI
Takalar bagi koordinator kecamatan.
Prosesi
pelantikan ditandai dengan pengukuhan 12 Koordinator Kecamatan Baret ICMI Takalar
yang dipimpin langsung Ketua Baret ICMI Takalar, Nana Palaha.
Ketua Baret ICMI
Sulawesi Selatan, Asfar Mutaaly, dalam sambutannya menekankan pentingnya
kehadiran nyata organisasi di tengah masyarakat.
“Saya melihat
tadi video-video kegiatan, itu menyadarkan kita bahwa tidak cukup hanya sadar,
tapi kita harus benar-benar hadir di tengah masyarakat,” kata Asfar.
Ia menegaskan,
kondisi sosial yang terjadi di daerah merupakan cermin dari kehidupan bersama
yang membutuhkan kepedulian kolektif.
“Kehadiran kita
itu penting. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,”
ujarnya mengutip hadis Nabi Muhammad SAW.
Bupati Takalar
Ir.H. Mohammad Firdaus Daeng Manye.,MM dalam sambutannya menjelaskan filosofi
berdirinya ICMI yang diprakarsai oleh B.J. Habibie dengan konsep
keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan iman.
“Waktu itu
dikenal dengan Iptek dan Imtak. Bagaimana orang-orang pintar dengan pemikiran
hebat dipadukan dengan iman dan takwa, lalu diwujudkan dalam aksi nyata,” kata
Daeng Manye.
Ia menilai
Baret ICMI memiliki peran strategis sebagai ujung tombak gerakan
kemanusiaan.
“Kalau ICMI itu
pemikirannya, kalau Baret ini pasukan tempurnya. Badan Reaksi Cepat, cepat ke
masyarakat,” ujarnya.

