image

Masyarakat Antusias, Daeng Manye Janji Bupati Cup Digelar Rutin di Takalar

Diskominfo-SP, 26 Desember 2025

Final Bupati Cup pertandingan sepak bola yang mempertemukan KONI FC melawan Galesong FC berlangsung meriah di Lapangan H. Makkatang Daeng Sibali,

Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (26/12/2025).Pertandingan final tersebut menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sisi lapangan sejak awal laga dimulai.Hingga babak pertama berakhir pada pukul 16.39 Wita, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor imbang 0-0 menutup jalannya paruh pertama pertandingan.

Sekitar sepuluh menit sebelum turun minum, Ketua DPRD Takalar terlihat tiba di area lapangan dan langsung bergabung bersama panitia untuk menyaksikan jalannya laga.

Sementara itu, Ketua KONI Takalar Kompol Alauddin Torki tercatat menyaksikan pertandingan sejak awal kick off babak pertama.Suasana di sekitar lapangan semakinsemarak dengan hadirnya puluhan penjual minuman yang berjejer rapi di sepanjang trotoar lapangan. Kehadiran pedagang kaki lima tersebut menambah warna tersendiri

dan menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi warga selama gelaran final Bupati Cup berlangsung.

Memasuki masa jeda pertandingan, Bupati Takalar Ir.H.Mohammad Firdaus Daeng Manye.,MM tiba di lokasi pada pukul 16.49 Wita. Bupati Takalar hadir mengenakan kaos merah, celana jeans biru, sepatu hitam, serta topi dan kacamata hitam. Kehadiran orang nomor satu di Takalar tersebut langsung disambut antusias ribuan penonton yang memadati lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar mengapresiasi tingginya animo masyarakat terhadap turnamen sepak bola Bupati Cup.“Dan saya lihat animo dan antusiasme masyarakat luar biasa. ujar Bupati Takalar Ir.H. Mohammad Firdaus Daeng Manye.,MM

Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar untuk terus menghidupkan kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, melalui turnamen yang digelar secara berkelanjutan.

“Dengan melihat kondisi ini, kami dari pemerintah kabupaten akan melanjutkan kegiatan ini mungkin per triwulan atau per enam bulan,” katanya.Menurut Daeng Manye kompetisi rutin akan mendorong lahirnya sistem liga sepak bola di tingkat daerah.