You are here: Homewebsite
website

website

Pemda saat ini akan membayarkan biaya kesehatan warga secara gratis melalui BPJS untuk warga Takalar tanpa terkecuali sehingga tidak ada lagi warga yang merasa dirinya diabaikan, yang berpikiran bahwa mestinya dapat tapi tidak dapat sehingga warga tidak berpikir lagi dengan beban biaya rumah sakit. Jelas Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM saat menyerahkan simbolis kartu Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan kartu Indonesia Sehat (KIS) di 3 Kecamatan berturut-turut. Jum'at, 20 April 2018.

"Dengan adanya bantuan PKH dan KIS ini, Pemerintah juga harap ada respon balik yang positif dari warga yaitu dengan cara membantu pemda Takalar untuk mewujudkan program Pemerintah yaitu Program Gema Tasamara, gerakan baca dan hafal Al-qur'an serta menggalakkan shalat berjamaah di masjid. Dan bantu Pemda untuk mendoakan agar segera mewujudkan 100% pemberian kartu PKH dan KIS". Tutup Bupati Takalar dalam sambutannya di setiap kesempatan.

Sementara itu, Arsyi yang merupakan salah satu pendamping PKH dari Kec. Galut saat dikonfirmasi menjelaskan untuk warga Galesong Utara ada 656 warga dari 9 desa yang berhak mendapatkan Program Non Tunai PKH. Total pertahun yang warga terima sebanyak Rp. 1.890.000, untuk tahap 1, 2, dan 3 warga terima 500.000 per 3 bulan. Dan tahapan ke 4 warga akan terima 390.000." .

Sebelum ke Kecamatan Galut, Bupati Takalar juga menyerahkan simbolis kartu PKH dan Kartu KIS di Galesong Selatan dan Kec. Galesong.

Dok. Humas & Protokol

Telah dilaksankan Sosialisasi Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 kab. Takalar yang di buka secara resmi oleh Sekda Takalar DR. Ir. Nirwan Nasrullah, M.Si mewakili Bupati Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jum'at 20 April 2018. Dan dihadiri Kajari Takalar, Perwakilan Kapolres Takalar.

Sekda Takalar dalam arahannya menghimbau kepada para Kepala Desa dan lurah untuk segera membuat majelis data didesa masing-masing agar penerima manfaat betul-betul warga yang kurang mampu. Majelis data juga akan membantu dan memfasilitasi warga yang belum mempunyai KK dan KTP. "Terkait dengan sosialisasi rastra tugas pemda sampai di titik distribusi. oleh karena itu diharapkan kepada para kepala desa betul-betul membantu untuk membagi rastra sehingga bisa tercapai dan mempercepat penurunan angka kemiskinan dan visi misi dapat dicapai. Program rastra adalah program nasional, dari segi kualitas dan pelayanan harus betul-betul ditingkatkan". Harap Sekda Takalar.

Wabup Takalar H. Achmad Dg. Se're, S.Sos pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kita harus mendata secara profesional agar rastra betul-betul tepat sasaran, dan merubah pola fikir agar lebih baik. "Mari kita bahu membahu dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk betul-betul menyalurkan rastra ini dengan baik dan tepat sasaran". Jelas Wakil Bupati Takalar sekaligus menutup Sosialisasi Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 kab. Takalar

Kabag Ekonomi Paharuddin, S.Sos., M.Si Setda Kab. Takalar dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi berlangsung sehari dengan jumlah peserta kurang lebih 100 orang terdiri dari para Camat, para Kepala Desa dan Lurah se-Kab. Takalar Dilaporkan pula bahwa sebanyak 16.059 KK di Kab. Takalar mendapatkan Rastra gratis. Adapun Narasumber pada sosilisasi tersebut dari Dinas Sosial Provinsi Sulsel pak ismail, Kepala BPS Takalar, dan Kasub. Divre bulog Wilayah VII Makassar.

Dok. Humas & Protokol

"Saya harap para penerima PKH dan KIS ini dapat memanfaatkan lahan tidur dengan cara menanami sayur mayur atau tanaman lain sehingga ada penambahan pendapatan". Jelas Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM usai menyerahkan simbolis kartu KIS serta bantuan Non tunai PKH kepada 1 orang dari 301 penerima PKH Tahap 1 tahun 2018 hasil validasi tahun 2017  di kecamatan Sanrobone. Bertempat di rumah adat Sanrobone. Kamis, 19 April 2018.

"Di tiap kesempatan, saya selalu himbau dan berharap kepada warga agar dapat ikut serta mensukseskan program pemerintah yaitu Gema Tasamara, menuntaskan lahan tidur dan mensukseskan program shalat berjamaah di masjid  karena dengan cara begitu pemda lebih mudah untuk mengarahkan masyarakat untuk bekerja bakti. Dan pemda juga inginkan Mereka yang tidak lulus SMP dapat dimasukkan di program Paket B". Tutup Bupati Takalar dalam sambutannya.

Dok. Humas & Protokol

Giliran 448 warga dari 9 desa dan kelurahan Kec. Mappakasunggu menerima Bantuan Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH)

Tahap 1 tahun 2018 hasil validasi tahun 2017. Penyerahan bantuan PKH diserahkan simbolis oleh Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM kepada 4 orang penerima PKH. Penyerahan PKH berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Mappakasunggu. Kamis, 19 April 2018.

"Saya harap dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat memanfaatkan sebaik mungkin sehingga mengurangi beban hidup rumah tangganya. Bantuan ini jangan disalahgunakan karena kita ini hanya membantu sebagian biaya hidup masyarakat dan berusaha mencari cara bagaimana caranya untuk meningkatkan pendapatan sehingga perekonomian masyarakat lebih meningkat". Jelas H. Syamsari usai menyerahkan simbolis bantuan tersebut.

"Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan agar masyarakat dapat bekerjasama untuk mensukseskan program pemerintah selain Gema Tasamara, juga program shalat berjamaah di masjid". Harapnya lagi.

Dok. Humas & Protokol

Thursday, 19 April 2018 05:23

1084 WARGA POLUT TERIMA PKH

Hari ini (Kamis, 19 April 2018), Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.MM mengunjungi Kecamatan Polut untuk penyaluran bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 583 orang untuk 11 desa. Penyaluran bantuan  PKH diserahkan simbolis kepada 5 orang penerima PKH oleh Bupati Takalar dan juga menyerahkan simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) gratis kepada 4 orang warga dari 2412 orang penerima KIS. Bertempat di Masjid Palleko Polut.

Bupati Takalar dalam sambutannya dengan adanya perhatian pemerintah ini, pemda juga mengharapkan perhatian dari masyarakat untuk mensukseskan program pemerintah diantaranya shalat berjamaah di masjid. "Program ini dalam rangka untuk menurunkan beban perekonomian. Pemda hanya membantu sebagian biaya hidup masyarakat dan berusaha membantu peningkatkan pendapatan warga" jelas H. Syamsari.

"Penyerahan kartu PKH ini merupakan Tahap 1 tahun 2018 hasil validasi tahun 2017. Khusus Kec. Polut, ada 1084 warga yang berhak mendapatkan PKH yang akan disalurkan 2 tahap dimana tahap pertama khusus 11 desa di Polut hari ini diserahkan sejumlah 583 orang dan besok (20/04/2018) akan kembali diserahkan 501 orang dari 8 kelurahan". Terang Hasnawati Nur yang merupakan salah satu Pendamping PKH Kec. Polut saat dikonfirmasi.

Penyerahan PKH dan KIS disaksikan oleh Camat Polut, Kadis dan sekretaris Dinsos Takalar, Kabag Umum Setda. Takalar serta pimpinan Kantor BRI Cabang Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Hari ini (Rabu,18/04/2018), Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar Dr. Hj. Irma Andriani,S.Pi.,M.Si melantik para ketua  pengurus Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan dari Kecamatan Galesong Selatan, Galesong dan Galesong Utara disaksikan oleh Ketua Dharma Wanita Kab. Takalar selaku Wakil Ketua II TP Penggerak PKK Kab. Takalar Ir. Hj. Testiana Nirwan dan para pengurus TP PKK Kabupaten.  Pelantikan dilaksanakan di masing-masing aula dari 3 kantor kecamatan tersebut.

Pelantikan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan naskah pelantikan serta penyematan pin oleh Ketua T.P Penggerak PKK Kab. Takalar kepada Ketua TP PKK Kecamatan. Hj. Suriani Mannan, S.ST dilantik sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Galesong Selatan, Asmawati Syahriar,S.Pd sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Galesong dan Syahriani Parawangsa sebagai ketua TP PKK Kec. Galesong Utara.

Selanjutnya  masing-masing Camat melantik para Pengurus TP PKK kecamatan. Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar dalam sambutannya mengatakan diantaranya bahwa dengan dilantiknya T.P PKK Kecamatan ini, maka sudah mulai melakukan fungsi TP PKK. Pelantikan dilakukan untuk tertib administrasi, tertib Organisaai dan tertib Program kerja PKK. "Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan kepada para kepala Desa bahwa PKK sangat penting dalam tiap program PKK dalam membantu Pemkab meningkatkan pembangunan daerah, maka diharapkan para kepala desa mendukung penuh program-program PKK. Dan Ke depan saya berharap kab. Takalar dapat menjadi contoh yang paling baik di Indonesia dalam memperhatikan himbauan dari TP PKK pusat untuk mensejahterahkan desanya". Jelas Hj. Irma. "Dan saya harap TP PKK Kecamatan maupun T.P PKK tingkat Desa agar Senantiasa konsultasi ke kabupaten tiap melaksanakan program kerjanya agar dapat saling membantu dalam mewujudkan program kerja karena PKK bersifat konsultatif dan koordinatif". Harap Ketua T.P PKK Kab. Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Setelah Kecamatan Pattallasang, giliran Kecamatan Polongbangkeng Selatan dan Mangarabombang Kab. Takalar menerima program bantuan non tunai Penerima Keluarga Harapan (PKH) gelombang II TAHAP I, Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan buku Tabungan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.MM di Aula pertemuan Kantor Camat Polsel dan di Baruga Balla Lompoa Cikoang Kec. Marbo Kab. Takalar, Rabu 18 April 2018.

Jumlah Penerima PKH di Kec. Polsel setelah validasi data 2017 sebanyak 571 orang, sebelumnya telah diserahkan sebanyak 565 orang penerima PKH sehingga jumlah penerima PKH di Kecamatan Polsel sebanyak 1136 orang dan untuk Kecamatan Marbo sebanyak 1299 orang Setelah dilakukan validasi data, dan sebelumnya juga telah diserahkan 1282 orang dan total jumlah penerima PKH di Kec. Marbo sebanyak 2581 orang.

Bupati Takalar pada kesempatan tersebut mengatakan PKH sebanyak  penyerahan PKH ini merupakan cara untuk menurunkan beban dan menambah pendapatan dengan memanfaatkan lahan tidur dengan menanami tanaman yang bermanfaat seperti lidah buaya, sayuran serta cabai dan tetap meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan nikmat yang diberikan kepada kita.

Beliau juga menambahkan agar para warga rajin bekerja dan dapat menata serta merancang kehidupan dengan baik agar bisa mendapatkan pendapatan harian, mingguan dan bulanan. pemda Takalar melalui Dinas Kesehatan akan mengupayakan agar seluruh warga di kab. Takalar mendapat Kartu Indonesia Sehat. "Kita harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan shalat berjamaah di masjid dan memanfaatkan masjid untuk belajar bagi anak-anak yang tidak tamat SMP dan SMA untuk mendapat Paket B dan paket C". Tutup Bupati Takalar.

Kadis Sosial Kab Takalar, Sekretaris Dinas Sosial Kab. Takalar, Camat Marbo, Sekretaris Camat Polsel serta para Lurah se-Kec. Polsel dan para Kepala Desa se-Kec. Marbo serta para pendamping PKH turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dok. Humas & Protokol

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.MM kembali menyerahkan secara simbolis program bantuan Non tunai Penerima Keluarga Harapan (PKH) gelombang II tahap I dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di masjid Agung Takalar, Rabu 18 April 2018

Bupati Takalar dalam arahannya mengatakan bahwa kita harus bersyukur dalam menikmati hidup,  dengan adanya program PKH bisa meringankan beban dan meningkatkan pendapatan masyarakat serta bisa menjadi keluarga yang sejahtera. Beliau juga menghimbau kepada warga agar tetap melaksanakan shalat berjamaah dimasjid serta memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanami tanaman lidah buaya dan tanaman-tanaman yang bermanfaat. "Akan diadakan paket B dan paket C atau program belajar dimasjid bagi anak-anak yang tidak tamat SMP dan SMA, dan lingkungan yang tidak punya gedung TK maka akan dilaksanakan di masjid". Jelas Bupati Takalar.

Camat pattallassang H. Khaedar, S. Sos. MM dalam laporannya mengatakan bahwa Setelah dilakukan validasi data tahun 2017, diperoleh hasil sebanyak 577 warga Kecamatan pattallassang penerima program bantuan Non tunai Penerima Keluarga Harapan (PKH) gelombang II tahap I. sebelumnya, 386 warga Kec. Pattallasang menerima bantuan PKH. Tetapi dengan validasi data, maka jumlah warga Kec. Pattallasang yang berhak menerima program bantuan tunai PKH sebanyak 963 orang. penyerahan PKH ini merupakan penyerahan pertama yang dilakukan di masjid.

Turut Hadir Kadis Sosial, Camat Pattallasang, Pimpinan Bank Mandiri Kab. Takalar, para Lurah se-Kec. Pattallassang serta warga penerima Bantuan tunai PKH Kec. Pattallassang Kab. Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Tuesday, 17 April 2018 05:11

KAJARI TAKALAR PIMPIN UPACARA HKN

Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan tiap tanggal 17 oleh Pemkab Takalar di lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, kali ini (Selasa, 17/04/2018) Kajari Takalar H. Saiful Bahri, SH.,MM pimpin upacara HKN sebagai Inspektur upacara yang dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos, Ketua DPRD kab. Takalar H. M. Jabir Bonto,SE.MM bersama anggota dan Sekda Takalar DR. Ir. H. Nirwan N,M.Si. Selasa, 17 April 2018.

Upacara ditandai dengan pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks pancasila, pembacaan UUD 1945, Sapta Marga oleh salah satu anggota TNI Takalar, pembacaan thribrata oleh anggota polres Takalar dan pembacaan Sapta Prasetya Korpri oleh salah satu staf ASN Pemkab Takalar.

Kajari Takalar dalam sambutannya mengatakan bahwa upaya yang diselenggarakan setiap bulan ini sudah menjadi kegiatan yang sifatnya rutinitas karena sudah diselenggarakan berulang-ulang kali. "Upacara ini tentu akan menjadi hal yang sia-sia dan mubazir jika mindset kita memaknai kegiatan upacara ini hanya sekedar kegiatan seremonial untuk menggugurkan kewajiban formal sebagai ASN". Jelas H. Saiful.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos di hadapan para peserta upacara, menyampaikan arahannya agar masing-masing OPD Pemkab Takalar wajib melaporkan asset Pemda yang ada di instansinya masing-masing karena saat ini BPK sementara memeriksa barang inventarisasi Pemkab untuk meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Turut hadir dalam upacara HKN para Asisten Setda. kab. Takalar, Para Anggota Forkopimda Takalar Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Talalar, perwakilan Ketua Pengadilan Takalar serta staf Lingkup Pemkab Takalar, Anggota Polres, Takalar, Anggota Kodim 1426 Takalar serta anggota Satpol PP kab. Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're, S.Sos membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSREMBANG) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Takalar tahun 2017-2022 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar. Selasa, 17 April 2018.

H. Achmad Dg. Se're saat membuka secara resmi Musrembang, berharap agar Musrembang ini dalam menyusun RPJMD  tahun 2017 - 2022 untuk mendukung program 22 Pemerintah Kab. Takalar. Lanjut dijelaskan, ada 3 program utama untuk 5 tahun kedepan yaitu destinasi wisata baru di Sulawesi Selatan, Penyanggah utama kebutuhan daging di sulsel serta kawasan pengembangan industri. "Penyusunan program diperlukan sinergitas dari seluruh OPD Untuk membangun takalar yang lebih baik untuk 5 tahun kedepan, untuk itu saya himbau kepada seluruh pimpinan OPD agar dapat mensinkronkan kegiatan di instansi masing-masing dengan program 22 Pemkab".

Sementara itu, Drs. M. Ridwan Nur, M.Si selaku Kepala Badan perencanaan, penelitian dan pengembangan Kab. Takalar dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan Musrembang RPJMD ini sebagaimana tercantum dalam pasal 64 Permendagri nomor tahun 2017 bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

Ketua DPRD Kab. Takalar H. M. Jabir Bonto,SE.,MM bersama anggota DPRD Takalar, Sekda Takalar DR. Ir. H. Nirwan N,M.Si, Perwakilan Bappeda Prov. Sulsel Ir. Muhammad Marhum Latief,  para Pimpinan OPD, Para Kabag. Setda Kab. Takalar, para camat serta para Tokoh Masyarakat di Kab. Takalar juga turut hadir dalam Musrembang tersebut.

Dok. Humas & Protokol

Page 1 of 13

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.