You are here: HomeHumas Takalar
Humas Takalar

Humas Takalar

Thursday, 12 July 2018 06:01

TEST 123

tesr 123

Thursday, 21 June 2018 03:11

APEL PAGI GABUNGAN PASCA LIBUR LEBARAN

Sesuai surat edaran Bupati Takalar nomor 800/127/BKPSDM/V/2018, Pegawai masuk kantor kembali pada hari Kamis, 21 Juni 2018 diawali apel pagi gabungan SKPD dan Halal Bi Halal. DR. Ir. H. Nirwan N,M.Si pimpin apel pagi di hari pertama pasca libur lebaran. Bertempat di lapangan upacara Kantor Bupati Takalar.

Sekda Takalar dalam arahannya mengatakan diantaranya bahwa selama sebulan kita telah melaksanakan ibadah puasa yang melatih kita untuk tetap beraktifitas dalam keadaan menahan haus dan lapar serta nafsu. Untuk itu, diharap harus lebih aktif lagi dalam melaksanakan aktifitas dalam pelayanan di masyarakat. "Selain itu, saya berharap pelaksanaan shalat berjamaah di masjid terus ditingkatkan sesuai program pemerintah dalam memakmurkan masjid. Dan semoga apa yang didapatkan di bulan suci ramadhan dapat diterapkan di hari-hari biasa dan meningkatkan kedisplinan di lingkup kerjanya masing-masing".

Para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati Takalar, Para Pimpinan OPD, Para Kabag. Setda, serta Para camat di kab. Takalar hadir dalam apel pagi tersebut.

Usai apel pagi, dilanjutkan dengan pengumpulan daftar hadir masing-masing OPD dan tercatat ada sekitar 96% ASN masuk kerja pada hari pertama kerja.

Dok. Humas & Protokol

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM didampingi Plt. Asisten Administrasi Setda Kab. Takalar Hj. Andi Herny, AH.SE.,M.AP, beberapa kepala OPD dan Kabag. Humas dan Protokol Setda. Kab. Takalar Drs. Muh. Syahrir lakukan sidak pasca libur lebaran. Sidak dilakukan di sejumlah ruang bagian dan ruang OPD dalam Kantor Bupati Takalar. Kamis, 21 Juni 2018.

H. Syamsari pada kesempatan tersebut menghimbau kepada seluruh staf untuk Kembali bekerja seperti biasa dan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam pelayanan masyarakat.

Pada moment tersebut Bupati Takalar memanfaatkan momen lebaran untuk bersilaturrahmi, saling berjabat tangan dengan para staf.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM bersama 91 Bupati dan 28 Walikota lainnya telah menerima langsung penghargaan dari Universal Health Coverage (UHC) Award 2018 dari Presiden RI Joko Widodo yang diserahkan oleh Menteri dalam Negeri di Istana Negara, Jakarta. Rabu, 23 Mei 2018.

Penghargaan ini diperoleh Bupati Takalar atas komitmennya yang telah menjamin kesehatan masyarakatnya melalui program pemberian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara gratis yang dirintis tahun ini dan telah mencapai pembayaran hingga 97% BPJS warga.

"Takalar salah satu Kabupaten Penerima UHC Award 2018 yang dibuka langsung di istana negara selanjutnya Mendagri menyerahkan lagsung penghargaan tersebut kepada Bupati Takalar bersama 91 Bupati dan 28 Walikota lainnya". Jelas H. Syamsari.

Menurut Beliau, penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan karena pemerintah Kabupaten Takalar telah mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat dengan berhasil meraih penghargaan kemudian selanjutnya terus mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Takalar.

"Sehubungan dengan tercapainya Jaminan BPJS sampai 97 persen dan dengan penghargaan ini maka selanjutnya pemerintah Kabupaten Takalar berusaha untuk mencapai 100 persen penduduk masuk ke BPJS. dengan melakukan beberapa upaya diantaranya adalah Saat ini Kami lagi menghitung apakah APBD perubahan nanti bisa segera menutupi sampai 100 persen coverge serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka kami akan membentuk pokja atau satuan tugas pelayanan di RS Padjonga dan puskesmas-puskesmas yang melayani urusan administrasi terkait BPJS masyarakat sehingga orang yang sakit tidak lagi disibukkan oleh urusan administrasi." Urai H. Syamsari usai mendapatkan penghargaan UHC Award 2018.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Telah dilaksanakan upacara Bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tahun 2018 yang dipimpin langsung oleh Sekda Kab. Takalar DR. Ir. H. Nirwan Nasrullah, M.Si sebagai Inspektur Upacara. Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar. Senin, 21 Mei 2018.

Upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan UUD dan Pembacaan KORPRI.

Sekda Takalar dalam membacakan sambutan seragam tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengatakan diantaranya bahwa Para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetama itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga. Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidupi api nasionalisme dalam diri masing-masing.

Oleh sebab itu tema “PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DALAM ERA DIGITAL” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya - upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

Pimpinan OPD, para Staf Lingkup Pemkab Takalar serta anggota Satpol PP hadir dalam upacara tersebut.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM Tanam Perdana Padi Unggul Varietas IPB 3S di Lingkungan Masago Kelurahan Maradekaya Kec. Pattallassang Kab. Takalar yang diselenggarakan oleh Pemkab Takalar melalui dinas Pertanian Kab. Takalar kerjasama Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Cabang Takalar. Senin, 21 Mei 2018.

Penangkaran benih padi Unggul Varietas IPB 3S tersebut disponsori oleh Himpunan Alumni IPB Cabang Takalar dan akan dibagikan di setiap Kecamatan yang bertujuan sebagai modal bertani berjamaah bagi para petani di Kab. Takalar.

H. Syamsari pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa tanam padi ini dilakukan dalam rangka swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Takalar.

“Mari kita terus tingkatkan produktivitas pertanian daerah kita, jangan sampai ada lahan kosong karena target Pemkab saat ini yaitu menolkan lahan tidur. Dengan ini kesejahteraan petani meningkat dan daerah kita dapat lebih maju,”. Urai H. Syamsari.

Sementara itu Ketua Himpunan Alumni IPB Cabang Takalar Ir. Mursalim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan dari Seluruh Alumni IPB Cabang Takalar untuk membantu Pemda Takalar di dalam mensukseskan P22 khususnya di bidang pertanian sehingga peningkatan produktivitas terutama padi di Takalar dapat tercapai.

"Untuk sementara, sawah yang ditanami saat ini seluas 1 hektar khusus benih padi dari Himpunan Alumni IPB Cabang Takalar". Jelasnya lagi.

Kabid. Perkebunan Dinas Pertanian Kab. Takalar, dan anggota Himpunan Alumni IPB Cabang Takalar  juga turut hadir dalam tanam perdana padi unggul Varietas IPB 3S.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar telah dilaksanakan Penandatangan Nota Kesepahaman/MoU Antara Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM dengan Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Saiful Bachri, SH.,MH tentang Optimalisasi Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) di Kabupaten Takalar, Senin, 21 Mei 2018.

Bupati Takalar dalam sambutannya mengatakan diantaranya bahwa yang penting dalam MoU adalah sistem, jika kita melakukan pekerjaan sesuai dengan sistem maka kita akan terhindar dari masalah. Kerjasama yang baik sudah dijalin dan saya selaku Pemda Takalar sangat menyambut baik kerjasama ini dan berhapan agar kerjasama ini dapat terjalin seterusnya dan dengan sistem yang telah dijalin kita dapat meraih WTP tahun depan. Jika sistem dipimpinan baik maka OPD dapat berjalan dengan benar.

Sementara itu, Kajari Takalar dalam laporannya mengatakan bahwa substansi MoU kali ini adalah tentang TP4D dimana Maksud dan Tujuan dari MoU adalah sebagai pedoman melakukan kerjasama yang saling mendukung sesuai ruang lingkup dalam Nota Kesepahaman dan untuk mengoptimalkan pelaksanaan pengawalan dan pengamanan terhadap kegiatan pembangunan di Kab. Takalar. Dalam TP4D perlu ada sistem yang dianggap bisa membantu yaitu menggunakan Informasi Teknologi (IT).

Sekda Takalar, Inspektur Inspektorat Kabupaten, serta para Pimpinan OPD Kab. Takalar turut hadir Bupati Takalar.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Monday, 14 May 2018 03:56

PENAMATAN SMKN 1 TAKALAR

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM menghadiri penamatan siswa kelas XII SMKN 1 Takalar. Bertempat di Kampus SMKN 1 Takalar di Desa Boddia Kec. Galesong Kab. Takalar. Senin, 14 Mei 2018.

Penamatan ditandai dengan penyamatan selendang dan penyerahan sertifikat yang diwakili oleh salah satu siswa berprestasi kepada Bupati Takalar didampingi kepala UPT SMKN 1 Takalar dan Camat Galesong.

Bupati Takalar dalam sambutannya mengatakan bahwa jika ingin lanjut kuliah sebaiknya yang profesional atau spesialis agar setelah lulus dari perkuliahan langsung dimanfaatkan keahliannya masing-masing dan pilihan lainnya jika tidak lanjut dalam perkuliahan adalah menjadi seorang wirausahawan karena aat ini ada Perusda menjadi "ayah angkat" yang ingin memberikan ruang untuk berwirausaha. 

Pada kesempatan ini, saya juga berharap kepada masyarakat untuk mendukung kebijakan daerah. Dalam rangka menghadapi ramadhan ini, diharap menjadi momentum yaitu harus membudayakan shalat berjamaah di masjid, setiap hari membaca Alqur-an agar masyarakat menjadi masyarakat bermartabat dan membiasakan untuk menjaga kebersihan. Harap Bupati Takalar.

"Saya ingin menuntaskan persoalan pendidikan di takalar ini untuk memberikan pendidikan paket B dan paket C yang berlokasi di masjid, dengan demikian kita dapat memanfaatkan waktu dan lokasi secara cepat dan efisien". Urainya lagi.

Beliau berharap agar para pelajar tidak hanya hebat dalam akademik tapi mempunyai karakter taat beragama, peduli lingkungan dan optimis di masa depan.

Sementara itu Mudatsir, S.Pd.,M.Ap selaku kepala UPT SMKN 1 Takalar melaporkan bahwa ujian dilakukan dengan berbasis komputer dan siswa yang tamat tahun ini sebanyak 270 orang, 1 orang tidak lulus dikarenakan tidak mengikuti ujian. Dan nilai tertinggi yang dipakai 255 dengan demikian SMKN masih berhasil mempertahankan target integritas.

Lanjut dilaporkan bahwa SMKN 1 Takalar ini Merupakan SMK pertama di Takalar. Nama sekolah sebelumnya SMEA dilebur menjadi SMKN yang mulai 1998. Sekolah ini selain sekolah jurusan pelayaran, juga ada jurusan Tekhnis komputer, keperawatan dan jurusan perhotelan.

Penatamatan ini juga dihadiri Kepala Cabang Dinas pendidikan Wilayah VII Je'neponto Takalar Drs. Syaiful Amsi, para guru dan orang tua siswa SMKN 1 Takalar.

 

Dok. Humas & Protokol)

Monday, 07 May 2018 05:16

WORKSHOP PENYEDERHANAAN PERIZINAN

Demi mewujudkan pelayanan prima dan mendorong pertumbuhan iklim investasi di Kabupaten Takalar serta dalam rangka mengoptimalkan pelayanan yang mudah, murah dan tepat waktu, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menggelar workshop Penyederhanaan Perizinan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III dan workshop ini di pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Takalar DR. Ir. H. Nirwan Nasrullah, M.Si.  Senin, 7 Mei 2018.

Hadir sejumlah narasumber seperti Ismu Iskandar selaku Direktur Yayasan Adil Sejahtera (YAS), Sekda Takalar, serta Kadis Penanaman Modal dan PTSP. Acara workshop penyederhanaan perizinan turut dihadiri Pimpinan OPD , para Camat serta  berbagai kantor instansi terkait lainnya.

Sekda takalar dalam pemaparannya menyambut baik pelaksanaan kegiatan workshop Penyederhanaan Perizinan yang dilaksanakan Dinas Penanaman Modal Dan PTSP. Melalui workshop ini dukungan dari berbagai pihak serta fasilitas pembentukan dan pengembangan PTSP dapat membantu para pelaku usaha dalam penyederhanaan dokumen perizinannya.

"Berbagai perizinan yang sebelumnya diurus secara terpisah pada sejumlah dinas maupun kantor, kini bisa diproses di Penanaman Modal Dan PTSP. Pemohon izin usaha baru sampai pengembangan bisnis cukup datang ke Penanaman Modal Dan PTSP tanpa harus berkeliling ke kantor kantor dengan membawa dokumen-dokumen persyaratan yang lengkap," ujar sekda takalar.

Sementara itu, Kadis Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Takalar, Budiar Rosal Saleh, S.Pt dalam penjelasanya mengatakan, retribusi perizinan merupakan salah satu sumber penghasilan daerah yang diharapkan mampu meningkatkan PAD.

Dalam kesempatan itu, Ia menghimbau dan mengajak agar para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan berbagai usahanya harus senantiasa memiliki dokumen perizinan secara resmi.

Seperti diketahui berbagai izin telah dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) demi meringankan semua proses perizinan para pelaku usaha yakni, izin trayek, IG, IMB, SIUP, TDP, izin pemasangan reklame, SIUJK, izin mendirikan rumah sakit, izin pendirian rumah bersalin dan balai pengobatan, izin praktek dokter, praktek bidan, praktek perawat dan izin Amdal.

Kemudian, izin pengelolaan limbah dan pemantauan lingkungan hidup, izin usaha pertambangan, izin pendirian apotik, izin usaha penggilingan padi dan lainya. Sementara prosedur dalam mengeluarkan izin-izin tersebut bekerja sama dengan para instansi terkait.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Monday, 07 May 2018 05:13

KPID SULSEL GELAR EDP DAN IPP

KPID SulSel gelar Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) atas Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Lembaga penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Radio PT. Radio Kesehatan Takalar dan PT. Bedeanreno Jaya Bontonompo. EDP berlangsung di Grand Kalampa Hotel Takalar yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPID SulSel Mattewakkang, S.Pt.M.Si. Senin, 07 Mei 2018.

EDP ditandai dengan Penandatanganan pakta integritas oleh ketua KPID SulSel, dari lembaga penyiaran Radio PT. Radio Kesehatan Takalar 90,3 FM dan PT. Bedeanreno Jaya Bontonompo disaksikan oleh anggota Komisioner KPID SulSel, perwakilan Balai monitor kls 1 mks, Kabag. Humas Setda. Kab. Takalar, serta perwakilan kominfo Takalar dan Gowa.

Mattewakkang, S.Pt.M.Si selaku Ketua KPID SulSel dalam sambutannya mengatakan diantaranya bahwa KPID sulsel selalu mengapreasi bagi lembaga penyiaran yang akan melakukan siaran.

Lanjut dijelaskan bahwa tugas KPID adalah mengawasi Sejauh mana lembaga tersebut akan memberikan program untuk masyarakat. EDP ini adalah Salah satu  rangkaian proses perizinan, suatu rekomendasi layak atau tidak yang akan diberikan izin dari kementerian, KPID hanya memberikan rekomendasi".

"Kami dari KPID mengimbau kepada seluruh lembaga penyiaran yang ada di Takalar dan Gowa agar menjadi garda ke depan dari gerakan anti Hoax sehingga dapat meminimalisir berita yang dapat meresahkan masyarakat". Himbau Mattewakkang pada kesempatan tersebut.

"Melalui EDP ini diharap bisa menjadi masukan bagi kedua lembaga dalam melakukan aktivitas penyiaran nantinya jika mendapatkan izin nantinya". Tutup Mattewakkang dalam sambutannya.

Sementara itu, Drs. Muh. Syahrir selaku Kabag. Humas setda kab. Pemkab Takalar mewakili Pemkab Takalar pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan sepenuhnya sehingga lebih ramai lagi penyiaran khususnya di Takalar dan diharap dapat membantu pemerintah dalam menyebarluaskan informasi seputar kegiatan Pemerintah Kab. Takalar.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Page 1 of 103

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.