You are here: Home

SEKDA BUKA PERTEMUAN TEKNIS PENGUATAN KELEMBAGAAN PENGURUSUTAMAAN GENDER SEKTOR SKPD LINGKUP PEMKAB TAKALAR Featured

Published in Politik, Sosbud
Written by  24 October 2017
Rate this item
(0 votes)

Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan pengurusutamaan Gender di Daerah pemerintahan Kab. Takalar, Pemerintah Menerbitkan Peraturan MenteriDalam Negeri Nomor 67 Tahun 2011 sebagai perubahan Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Perlaksanaan Pengurusutamaan Gender di Daerah. Jelas Sekda Takalar DR. Ir. H. Nirwan Nasrullah, M. Si mewakili Bupati Takalar dalam membuka pertemuan Teknis Penguatan Kelembagaan Pengurusutamaan Gender Sektor SKPD Lingkup Pemkab Takalar di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP dan PA), Selasa, 24 Oktober 2017.

Kepala Dinas PPKBP dan PA dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini berlangsung selama sehari dengan jumlah peserta + 50 orang terdiri dari para Kasubag Perencanaan atau yang menangani Perencanaan pada SKPD dan Kecamatan serta Kepala UPTD Dinas PPKBPPPA Kab. Takalar. Lanjut dilaporkan dalam upaya percepatan pelembagaan Pengurusutamaan Gender di seluruh SKPD dibentuk Pokja PUG dan Fokal Point SKPD, dimana anggota Pokja PUG adalah seluruh kepala/pimpinan SKPD dan Kepala Bappeda sebagai Ketua Pokja yang ditetapkan dengan keputusan Bupati, sedangkan untuk tim Fokal Point terdiri dari pejabat yang membidangi tugas perencanaan atau program yang pada dasarnya kedua tim mempunyai tugas memfasilitasi pelaksanaan pengurusutamaan Gender baik di lingkup SKPD maupun di lingkup Kab. Takalar.

Sekda Takalar dalam membacakan Sambutannya mengatakan bahwa Pengarusutamaan Gender adalah suatu strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender (KKG) melalui kebijakan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam proses perencanaan diberbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan. Dijelaskan pula PUG merupakan strategi atau pendekatan dalam pembangunan yaiytu strategi yang mengintegrasikan permasalahan, pengalaman dan kebutuhan baik perempuan maupun laki-laki dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh kebijakan dan program pembangunan baik di bidang aspek politik, ekonomi dan sosial.

Lanjut dikatakan kondisi perempuan secara umum dalam berbagai sektor pembangunan masih tertinggal, dalam Gender Development Index (GDI) dan gender Empowerment Measurment (GEM) menunjukkan masih adanya kesenjangan gender antara perempuan dan laki-laki dengan kondisi perempuan yang masih tertinggal. Fakta inilah yang membuat perhatian pemerintah terhadap penyelesaian masalah pemberdayaan kaum perempuan semakin serius agar tercapainya adanya kesetaraan Gender.

Diakhir sambutannya beliau menjelaskan bahwa pada Permendagri Pemerintah Daerah berkewajiban Menyusun Kebijakan program dan kegiatan pembangunan responsive gender yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Daerah atau RPJMD, rencana Strategis SKPD, dan Rencana Kerja SKPD, Penyusunan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan responsive gender dilakukan melalui analisis gender dengan menggunakan metode Gender Analisis Patway (GAP), hasil analisis ini dituangkan dalam penyusunan GBS.

 

(Dok. Humas & Protokol)

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.