Penutupan Forum Koordinasi Nasional II Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (Fornas P4S II) Tahun 2010 berlangsung cukup meriah dengan menampilkan beberapa macam tarian tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi dari SMP dan SMA di Kab. Takalar. Fornas ditutup oleh Wakil Bupati Takalar Drs. H. A. Makmur A. Sadda, MM. Yang dihadiri oleh Kepala pengembangan Pusat Pelatihan Pertanian, Ketua Umum FK-P4S A. Tohawi Husnullah, SH. S.Pdi, Para Anggota Muspida dan Para Kepala SKPD Lingkup Kab. Takalar, Para Kepala UPT Pelatihan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Departemen Pertanian, Para Ketua FK-P4S Provinsi Se-Indonesia, Para Peserta Fornas II P4S serta petugas pendamping dari Dinas Badan Instansi Terkait di Tingkat Provinsi Kabupaten dan Kota. Jumat 23 Juli 2010 di Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali.
Program P4S diharapkan dapat menjadi agen pembangunan pertanian dan pedesaan dalam rangka mewujudkan 4 Sukses pembangunan pertanian yaitu Pencapaian Swasembada dan swasembada berkelanjutan, meningkatkan Hipersipikasi pangan, peningkatan nilai tambah daya saing dan daya ekspor, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Wakil Bupati Takalar dalam sambutannya di penutupan Fornas II P4S mewakili Pemerintah Kab. Takalar serta segenap masyarakat Takalar mengucapkan banyak terima kasih atas para peserta dari seluruh Indonesia yang sempat hadir dalam kegiatan tersebut dan mengucapkan maaf pula atas kekurangan dan keterbatasan yang mungkin kurang berkenan di hati para peserta Fornas II P4S tersebut.
Beliau menambahkan bahwa pesan dalam penutupan Fornas II P4S ini berhubungan dengan revisi, karena peserta diminta melakukan revisi dan realisasi rencana tindak lanjut dari konsep yang sudah dibangun.
kehadiran para peserta selama beberapa hari di Kab. Takalar memberikan nilai tambah bagi Daerah Takalar melalui tukar informasi satu dengan lainnya.
Dalam akhir sambutannya, Wakil Bupati mengakhiri seuntai kalimat pantun yang menyentuh hati para peserta dan para tamu undangan, yang berbunyi :
Kalau Tidak Karena unggas,
Tidaklah Rusak padi di Sawah.
Kalaulah Tidak Karena Tugas,
Tidaklah Kita akan berpisah.
Namun Demikian,
Tanjung Sauh di Pulau Bintang,
Tempat Berlabuh Orang penyengat.
Berpisah Jauh Bercerai Badan,
Sahabat Handai Tetap Kuingat.
Selama Kegiatan Fornas II P4S juga disiarkan langsung oleh radio Pemda Kabupaten Takalar, Radio Suara Lipang Bajeng 98.00 FM.
(Doc.Humas)
kirim ke teman | versi cetak