Bupati Takalar DR. H. Ibrahim Rewa, MM membuka secara resmi kegiatan Musrenbang Tahun 2010 yang diselenggarakan oleh Bappeda Kab. Takalar. Rabu, 03 Maret 2010 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar. Hadir dalam Pembukaan tersebut Ketua DPRD Kab. Takalar Drs. H. Abd. Madjid Makkaraeng, MM, Wakil Bupati Takalar Drs. H. Andi Makmur A.Sadda, MM, Para Anggota Muspida Kab. Takalar, Perwakilan Bappeda Prov. Sul-Sel, para Kepala Badan, Dinas, dan Kantor Lingkup Kab. Takalar, para Camat, serta para Tokoh Masyarakat Kab. Takalar.
Musrenbang diikuti sebanyak +100 orang terdiri dari Satuan Unit Kerja Pemda, Delegasi Musrenbang Kecamatan, Perguruan Tinggi dan LSM yang diselenggarakan selama 2 hari mulai dari tanggal 3 s/d 4 Maret 2010 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.
Tujuan diselenggarakan kegiatan Musrenbang Kabupaten adalah untuk mendapatkan masukan untuk penyempurnaan rancangan awal SKPD yang memuat Program Kas Pembangunan Daerah bagi pendanaan berdasarkan prinsip SKPD rancangan alokasi dana Desa termasuk informasi dengan kegiatan yang pendanaannya berasal dari APBD Provinsi, APBN dan sumber pendanaan lainnya, mendapatkan rincian rancangan rencana kerja awal SKPD khususnya yang berhubungan dengan kegiatan pembangunan, dan mendapatkan rincian rancangan awal dalam kolkulasi menurut SKPD yang berhubungan dengan kegiatan pembangunan.
Bupati Takalar dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa Esensi dari forum musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Takalar tahun 2010 sebagai forum untuk memaduserasikan berbagai perencanaan pembangunan yang telah disusun pada setiap jenjang dan lini Pemerintahan khususnya dari masing-masing satuan kerja Pemerintah Daerah dengan hasil-hasil Musrenbang tingkat Desa/Kelurahan maupun hasil Musrenbang Tingkat Kecamatan se- Kab. Takalar.
Lanjut dikatakan Dalam kebijakan/prioritas dasar yang menjadi acuan dalam menyusun kegiatan adalah:
1.Pengentasan kemiskinan;
2.Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan/Wajib 12 Tahun;
3.Menurunkan jumlah penduduk yang buta aksara;
4.Peningkatan kualitas pelayanan dan perbaikan gizi masyarakat;
5.Meningkatkan keluarga kecil berkualitas;
6.peningkatan pelayanan perumahan, lingkungan permukiman, sanitasi
dan air bersih;
7.Peningkatan produksi pertanian dan agribisnis;
8.Peningkatan kemampuan petani dan nelayan serta penguatan lembaga pendukungnya,
9.Peningkatan akses petani dan nelayan kepada sumber daya produktif seperti tegnologi, informasi pemasaran, pengelohan dan permodalan;
10.Pengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing;
11.Meningkatkan peluang-peluang penciptaan lapangan usaha baru,
12.Intensifikasi dan ekstensifikasi PAD sesuai perkembangan dunia usaha dan industri yang ada di masyarakat;
13.Perluasan kapasitas infrastruktur pedesaan, infrastruktur yang melayani masyarakat miskin, dan infrastruktur yang menunjang pengembangan pertanian,
14.Penciptaan lapangan kerja dan perluasan kesempatan kerja;
15.Kres program gerakan pembangunan masyarakat pesisir adan pulau-pulau kecil.
Dalam akhir sambutannya, Bupati mengharapkan partisipasi dan kontribusi seluruh peserta untuk mengikuti seluruh persidangan kelompok dengan seksama dan konsisten, terutama dalam memberikan masukan yang konstruktif bagi SKPD sebagai bahan penajaman rencana kerja untuk mewujudkan pencapaian sasaran prioritas RKPD Tahun 2011.
Sumber: Humas,03 Maret 2010
kirim ke teman | versi cetak